Featured Post

Lookup Gambar Dengan INDEX MATCH

Apakah Pencarian Gambar bisa dilakukan di excel? Pertanyaan ini sangat menarik sekali untuk dibahas. Jika pembaca mengikuti blog ini, pada ...

Showing posts with label Tips Excel. Show all posts
Showing posts with label Tips Excel. Show all posts

Saturday, October 5, 2019

Cara Membatasi Scroll Area Pada Worksheet

Pada Excel versi 2007 atau yang lebih baru, area worksheet dibatasi oleh jumlah kolom maksimal 16.364 dan jumlah baris maksimal 1.048.576.  Namun pada kenyataanya, user lebih sering menggunakan sebagian kecil saja dari jumlah sel yang tersedia dalam worksheet. Penggunaan sebagian area dalam worksheet tanpa pembatasan scroll area terkadang cukup menyulitkan dalam melakukan observasi lembar kerja excel. Karena itulah maka disarankan untuk membatasi scroll area.

Keuntungan pembatasan scroll area:


  • Pembatasan scroll area memudahkan dalam melakukan observasi dan navigasi workhsheet.
  • Jika anda pembuat tempate laporan, maka anda bisa menyembunyikan data yang tidak ingin diketahui oleh user di luar lokasi scroll area.


Pembatasan scroll area dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:

  • Menyembunyikan kolom dan baris tidak terpakai
  • Menentukan valid range
  • Mengaktifkan range terpakai (used range)



Menyembunyikan kolom dan baris tidak terpakai


Tehnik paling sederhana untuk membuat batasan lembar kerja excel adalah dengan cara menyembunyikan baris dan kolom tidak terpakai.

Langkahnya cukup mudah:


  • Seleksi semua kolom yang tidak digunakan, kemudian klik kanan ➨ hide
  • Dengan cara serupa, seleksi semua baris yang tidak digunakan, kemudian klik kanan ➨ hide


Hasilnya dapat dilihat seperti screenshot di bawah ini.

Menyembunyikan Kolom dan Baris


Dari gambar di atas, kita dapat melihat, excel hanya menampilkan kolom dan baris untuk area yang digunakan saja, yaitu baris 1 s/d 15 dan kolom A s/d H. Hal tersebut karena area yang tidak digunakan sudah disembunyikan (di-hide).


Menentukan Valid Range Spesifik


Metode kedua untuk menetapkan batasan scroll area adalah dengan cara menentukan valid range spesifik. Valid range dapat di-setting melalui property worksheet.

Caranya:


  • Klik kanan pada tab sheet yang akan ditentukan sroll area nya.
  • Klik view Code, sehingga akan masuk ke VBA editor. 
Cara Memunculkan VBA Editor

  • Di dalam vba editor, cari jendela properties. Jika jendela properties belum terlihat, tekan F4 untuk memunculkannya.
  • Pada jendela properties, pada field ScrollArea, ketikan valid range yang anda inginkan. Contoh pengisian seperti dalam gambar di bawah ini.
Mengatur scroll area melalui properties worksheet




Keterangan: tanda absolute ($) akan muncul otomatis meskipun kita mengetik valid range tanpa tanda dolar $.

Setelah selesai, kembali ke worksheet dan kita bisa buktikan bahwa scroll range akan dibatasi sesuai valid range yang kita ketikan di jendela properties. Jika scroll area yang kita gunakan sedikit saja atau kurang dari ukuran range yang terlihat (visible range), maka kolom dan baris diluar scroll area masih akan nampak. Namun kita  tidak bisa menyeleksi sel / range dan mengetik pada sel diluar scroll area. Silahkan dibuktikan sendiri.

Sayangnya, kita tidak bisa menyimpan setting scrollarea yang dibuat dengan cara edit properties karena scroll area akan di-reset kembali setelah close file.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita bisa menggunakan code vba untuk menetapkan scroll area. Code ini ditempatkan pada even worksheet_activate sehingga akan dijalankan setiap kali worksheet yang disisipkan code ini diaktifkan.

Caranya:

  • Klik kanan pada tab sheet yang akan dibatasi sroll area nya.
  • Klik view Code, sehingga akan masuk ke VBA editor.
  • Pada jendela project explorer, double clik nama sheet yang akan dibatasi scroll area nya sehingga muncul muncul object sheet tersebut.
  • Ketik atau copy code berikut pada modul ojbect sheet:


Private Sub Worksheet_Activate()
Me.ScrollArea = "A1:J50"
End Sub


Contoh penempatan code dapat dilihat pada screenshot di bawah ini.


Contoh code vba untuk mengaktifkan scroll area


Gambar di atas menunjukan contoh penempatan code untuk membatasi scroll area sheet 3  pada range A1:J50. Code berjalan setiap kali sheet 3 diaktifkan (berpindah dari sheet lain ke sheet 3).

Untuk membuat batasan scroll area pada sheet lainnya, silahkan masuk kembali ke VBA editor, kemudian pada jendela project explorer, double klik nama sheet yang akan disisipkan code. Selanjutnya ketik code yang sama dengan contoh sebelumnya pada modul object sheet yang diinginkan.

Kita juga bisa berexperimen dengan merubah range scroll area. Silahkan range A1:J50 diedit kembali dengan range yang anda inginkan.

Bagaimana Jika kita ingin mengedit sel di luar scroll area?

Sebagaimana penjelasan di atas, setelah kita setting scroll area maka kita tidak bisa mengedit sel di luar scroll area. Untuk itu kita harus menghapus setting scroll area terlebih dahulu jika ingin memodifikasi area sheet di luar scrollarea.

Kita bisa menghapus secara manual dengan cara menghapus scroll area pada property worsksheet. Cara yang lebih cepat dan disarankan adalah dengan menggunakan macro / VBA. Adapun codenya sangat sederhana.

Misalnya:

Sub deleteScrollArea()
ActiveSheet.ScrollArea = ""
End Sub


Untuk menempatkan code pada module VBA, ikuti langkah berikut:
  • Masuk ke jendela VBA dengan cara tekan Alt + F11
  • Jika module standar belum tersedia, Klik menu Insert ➨ Module
  • Maka akan muncul modul baru (misalnya : Module1)
  • Tempatkan code pada module 1. Bisa dilakukan dengan copy paste contoh code di atas, maupun dengan mengetiknya sendiri.


Screenshot di bawah ini menggambarkan langkah-langkah penempatan code pada modul standar.

contoh code vba scroll area



Setelah langkah di atas diikuti satu-persatu, maka kita bisa menghapus scroll range menggunakan makro.

Caranya:

  • Tekan Alt + F8 untuk memunculkan list Macro 
  • Pilih macro yang sudah kita buat sebelumnya (macro deleteScrollArea)
  • Lalu klik Run


Mengaktifkan Range Terpakai (Used Range)


Cara Ketiga dan yang paling fleksibel adalah dengan menetapkan used range sebagai scroll area. Untuk menempatkan code, caranya serupa dengan cara kedua yaitu:


  • Klik kanan tab sheet yang ingin di-setting scroll area nya
  • Pada module object sheet terpilih, ketik atau copy code berikut:

Private Sub Worksheet_SelectionChange(ByVal Target As Range)
Me.ScrollArea = Me.UsedRange.Address
End Sub


  • Setelah itu, keluar kembali dari VBA editor.


Karena code diatas akan dijalankan ketika sheet diaktifkan maka kita harus pindah dulu ke sheet lain, kemudian masuk kembali (mengaktifkan) ke sheet dimana code sudah disisipkan. Maka kita akan mendapati sheet dengan batasan scroll area sudah terpasang.

Jika kita ingin mengedit areal di luar used range, maka kita bisa mereset sementara scroll area dengan cara yang sudah dijelaskan sebelumnya

Sampai disini, mudahan-mudahan catatan excel mengenai cara membatasi scroll area dapat difahami dan semoga bermanfaat.
Thks

Artikel terkait:



Referensi:
David Raina & Hawley 2007, Excel Hack, Tips & Tools for Streamlining Your Spreadsheet, 2nd edition. O’Reilly Media, Inc


Sunday, October 28, 2018

Cara VLOOKUP Gambar dan Foto di Excel

Bagaimana cara VLOOKUP gambar atau Foto Di Excel? Artikel ini akan membahas bagaimana menggunakan fungi VLOOKUP supaya bisa digunakan untuk lookup Gambar. Oh iya, catatan ini melengkapi artikel sebelumnya mengenai cara Lookup Gambar menggunakan fungsi INDEX MATCH.

Note: Video Tutorial ada pada bagian bawah catatan pelajasan excel ini

Dalam artikel Lookup Gambar dengan INDEX MATCH sudah dijelaskan bahwa sebuah objek gambar harus link ke referensi range supaya bisa menangkap visual range tersebut dalam bentuk picture link. Sedangkan output dari rumus VLOOKUP adalah berupa value, bukan referensi. Oleh karena itu, maka fungsi VLOOKUP tidak bisa berdiri sendiri jika hendak digunakan dalam lookup Gambar.



Sebagai solusinya, maka kita bisa menggabungkan fungsi VLOOKUP dengan fungsi INDEX. Dalam rumus gabungan ini, fungsi VLOOKUP berperan untuk mencari nomor index baris. Kemudian tugas selanjutnya diserahkan ke fungsi INDEX. Mengapa fungsi INDEX? Karena fungsi index menghasilkan output berupa referensi cell.

Untuk lebih mudah memahami bagaimana cara kerja rumus VLOOKUP untuk gambar, mari kita simak penjelasan tips excel dan contoh berikut:

Bagaimana Cara VLOOKUP Gambar di Excel


Anggaplah kita sudah memiliki sejumlah foto atau gambar jenis-jenis  hewan seperti terlihat dalam screenshot di atas.

Database binatang tersimpan dalam sebuah tabel terdiri atas list hewan/binatang lengkap dengan nomor urutnya serta foto binatang terkait (lihat kolom A s/d C). Selanjutnya kita ingin menampilkan foto binatang yang dicari di sel F2 berdasarkan nama binatang yang diinput di sel E2. (lihat kolom E dan F).

Bagaimana caranya menggunakan fungsi VLOOKUP untuk  gambar / foto dan dimana kita bisa menempatkan rumus untuk mencari Photo.

Ikuti langkah-langkah berikut.

Supaya memudahkan dalam pembuatan dan pembacaan rumus, disarankan untuk memberi nama range yang akan dijadikan referensi yaitu:


  • Range A2:B5  = "listBinatang"
  • Range C2:C5 = "listFotoBinatang"
  • Range E2 = "namaBinatang"


Pemberian nama range bisa dilakukan dengan cara mem-block range yang akan diberi nama, misalnya A2:B5, kemudian nama range ("listBinatang") diketik pada name box yang posisinya terletak di sebelah kiri kotak formula, biasanya tepat di atas header kolom A.

Screenshot di bawah ini memperlihatkan bagaimana cara memberi nama pada range A2:B5 = "listBinatang"

Cara Memberi Nama Range di Excel


Kemudian lakukan cara yang yang sama untuk memberi nama range C2:C5  ("listFotoBinatang") dan sel E2 ("namaBinatang")

Mengenai pemberian nama range di excel, juga dapat dibaca  pada artikel Cara Memberi Nama Range Menggunakan Name Box.

Langkah berikutnya adalah membuat nama referensi untuk foto binatang yang nantinya akan dijadikan sebagai referensi dalam picture link.

Melalui tab Formula  → klik tombol Define Name

Cara Define Name Excel


Maka kemudian kita akan dibawa ke jendela New Name.

Pada field Name: ketikan "fotoBinatang", tentu saja tanpa tanda kutip
Setelah itu, pada field Refers To, copy paste atau ketik rumus di bawah ini :

=INDEX(listFotoBinatang,VLOOKUP(namaBinatang,listBinatang,2,0))

Cara Define Name untuk Data Validation di Excel


Selanjutnya klik OK.

Sekarang, saatnya kita menerapkan defined name yang sudah dibuat sebagai sebagai referensi picture link pada sebuah objek gambar sehingga objek gambar tersebut bisa memperlihatkan foto binatang tertentu.

Caranya: Buat obyek gambar baru dengan cara meng-copy salah satu gambar yang ada dalam list foto binatang (misalnya foto singa) dan paste pada kotak sel F2. Dalam keadaan gambar hasil copy masih terseleksi, di kotak formula ketikan rumus berikut:

=fotoBinatang

Setelah itu tekan Enter.

Mengenai langkah terakhir ini, lebih jelasnya dapat dilihat dalam screenshot di bawah ini.

Cara Membuat Picture Link Excel


Jika semua langkah-langkah yang sudah diuraikan di atas sudah diikuti dengan benar, maka sampai pada tahap ini kita sudah berhasil membuat bagaimana menggunakan fungsi VLOOKUP untuk gambar.

Silahkan diuji hasil latihan kita dengan cara menggonta-ganti nama binatang yang ada di sel E2 dengan "Singa", "Gajah", "Kuda" dan "Harimau".

Kita juga bisa mengganti nama binatang yang diinginkan dengan mudah dan cepat melalui dropdown list jika menambahkan validation list pada sel E2 ("namaBinatang"). Caranya: melalui tab Data → klik Data Validation → masuk ke jendela data validationcriteria: Allow = "list" dan source = "=listBinatang".

Maka hasilnya dapat dilihat dalam gambar gif di bawah ini.


Cara VLOOKUP Gambar Binatang di Excel





Penjelasan cara kerja rumus VLOOKUP untuk Gambar?


Fungsi VLOOKUP dalam pencarian gambar sebenarnya hanya berperan sebagai fungsi pembantu saja, sedangkan fungsi utamanya adalah fungsi INDEX. Fungsi VLOOKUP digunakan untuk mencari nomor index gambar yang dicari. Selanjutnya nomor index gambar digunakan oleh fungsi INDEX untuk mendapatkan alamat referensi range foto / gambar yang dicari.

Oleh karena itu. Pada tabel binatang dan fotonya, pada kolom ke-2 ditampilkan nomor urut binatang. Nomor tersebut harus di susun berurutan dari mulai angka1 sebagai index pertama.

Mari kita lihat kembali rumus yang dijadikan referensi dalam defined name fotoBinatang.

=INDEX(listFotoBinatang,VLOOKUP(namaBinatang,listBinatang,2,0))

Anggaplah kita ingin mencari tahu foto Harimau itu seperti apa sich?

Di sel E2 (nama range = "namaBinatang") ketik "harimau" tanpa tanda kutip

Maka rumus VLOOKUP akan mecari harimau pada kolom ke-1 dalam range A2:B5 (nama range = "listBinatang") dan memberikan output value = 4, yaitu nilai yang terletak pada kolom ke-2 dalam range "listBinatang" yang sejajar dengan value "harimau" di kolom pertama.

Value 4 yang merupakan output dari rumus VLOOKUP, kemudian dijadikan sebagai index row dalam fungsi INDEX, sehingga rumus dapat dituliskan sebagai berikut:

fotoBinatang =INDEX(listFotoBinatang,4)

Rumus INDEX tersebut akan menghasilkan output berupa referensi baris ke-4 dalam range C2:C5 (nama range = “listFotoBinatang”). Dan referensi dimaksud adalah sel C5 yang berisi foto harimau. Sehingga munculah Foto Harimau pada obyek gambar yang menggunakan referensi fotoBinatang.

Pada contoh yang sudah dibahas di atas, kita menggunakan contoh foto binatang sebabah bahan latihan. Dalam pekerjaan sehari-hari mungkin kita bisa menerapkannya untuk VLOOKUP Foto orang, misalnya untuk VLOOKUP Foto Mahasiswa / Pelajar, VLOOKUP Foto Anggota Organisasi dan VLOOKUP Foto Karyawan. Anda juga bisa mencobanya untuk VLOOKUP Foto barang, dan lain sebagainya.

Sampai disini mudah-mudahan pembahasan bagaimana menggunakan rumus VLOOKUP untuk gambar dapat mudah difahami, dan tentu harapannya semoga bermanfaat bagi pembaca semua.  Namun tentu saja penulis tidak luput dari kesalahan. Kritik dan saran dari pembaca sangat diharapkan jika ada menemukan kesalahan baik dalam rumus maupun penjelasan yang kurang tepat dalam artikel ini.

Video:




Terimakasih, dan Salam Sukses untuk semua.

Artikel Terkait:

Friday, December 15, 2017

Cara Cepat Isi Sel Kosong

Mengisi sel kosong, mengapa perlu dilakukan?

Jika kita terbiasa menggunakan fitur PivotTable, Autofilter, Data Short, Subtotal dan beberapa fungsi/rumus seperti SUMIF/SUMIFS, COUNTIF/COUNTIFS, SUMPRODUCT, Rumus Array dan Fungsi Database, pasti kita akan menyadari betapa pentingnya bagaimana data disusun atau diorganisir dalam sebuah tabel. 

Salah satu syarat sebuah tabel yang baik (tabel yang mudah diolah lebih lanjut) adalah semua baris terisi data secara kontinyu, atau tidak ada sel kosong pada kolom-kolom kunci.




Dalam prakteknya bisa jadi kita dihadapkan pada data yang tidak kontinyu, yaitu baris data diselingi baris cell yang kosong yang diasumsikan data tersebut sama dengan data di atasnya.

Sebelum melanjutkan, boleh donk, dilirik sebentar video ini, maaf videonya masih amatiran...:-)



Jika belum cukup faham dengan video diatas, mari kita lanjutkan pembahasan nya.

Perhatikan screenshot berikut yang menunjukan sebuah tabel berisi data nama kabupaten, kecamatan dan desa.

Mengisi Sel Kosong Pada Excel


Dapat kita lihat pada sceenshot di atas, beberapa sel di bawah nama kabupaten dan kecamatan dibiarkan kosong. Sel kosong tersebut sebenarnya mengindikasikan nama kabupaten dan kecamatan yang sama dengan di atasnya.

Anggaplah anda ingin menggunakan fungsi COUNTIF, SUMPRODUCT, Rumus Array, atau fungsi lainnya untuk menghitung jumlah desa yang merupakan bagian dari kabupaten Ciamis. 

Berapa nilai yang akan didapat?

Ya, Maka anda hanya akan mendapatkan nilai 1 karena baris yang berisi data lengkap pada semua kolom hanya ada satu baris.

Selain itu, kita juga tidak dapat menerapkan fitur excel lainnya seperti pivottable, autofilter, dan data sort terhadap model tabel seperti contoh di atas.

Tugas kita sekarang adalah bagaimana mengisi sel kosong tersebut dengan mengambil data dari atasnya, sehingga tabel tersebut dapat diolah lebih lanjut dengan lebih mudah.

Bisa saja kita mengcopy data satu persatu secara manual untuk memenuhi semua sel. Tetapi jika kita memiliki ribuan baris data, tentu saja cara tersebut akan sangat menguras waktu dan tenaga.

Lalu bagaimana cara mengisi sel kosong dengan cepat? Sepanjang pengalaman saya, setidaknya ada tiga metode yang dapat dilakukan. Jika pembaca punya cara lain, silahkan ditambahkan.

  1. Mengisi sel kosong dengan menggunakan rumus IF dan kolom baru.
  2. Mengisi sel kosong dengan bantuan alat Go To Special
  3. Mengisi sel kosong dengan VBA/Macro

Mari kita gali lebih lanjut satu per satu.


Cara 1: Mengisi sel kosong menggunakan rumus IF 


Untuk mengisi sel kosong menggunakan rumus IF, kita perlu menyisipkan kolom baru yang nantinya akan menggantikan kolom yang ada sel kosongnya.

  • Dengan menggunakan contoh sesuai screen shot diatas, sisipkan 2 kolom (pada kolom A:B).
  • Kemudian pada sel A2 ketikan rumus =IF(C2="",A1,C2)
  • Copy rumus tersebut pada kolom A dan B sampai dengan baris akhir data.

Rumus IF Untuk Mengisi Sel Kosong Excel

  • Supaya rumus menjadi value, maka data di kolom A dan B perlu di konversi menjadi value dengan cara copy paste value (Seleksi kolom A dan B, kemudian klik kanan, pilih copy, lanjutkan klik kanan lagi, paste special, pilih value dan kemudian tekan OK)
  • Langkah terakhir : delete kolom C dan D,  maka kita akan mendapatkan sebuah tabel data dimana semua baris sel terisi sehingga lebih mudah untuk di olah lebih lanjut.

Catatan: Kita juga dapat membiarkan rumus IF tanpa merubahnya menjadi value. Hanya saja kita tidak bisa menggunakan firtur data sort jika kolom berisi formula, dan kita tidak bisa men-delete kolom awal nya karena jika di delete maka rumus IF akan error #REF.  Cara ini sering saya lakukan jika tidak ingin merubah struktur tabel data aslinya, tetapi data tetap dapat diolah lebih lanjut menggunakan pivotTable.

Cara 2: Mengisi sel kosong menggunakan rumus dan alat Goto Special.





Cara ke-2 ini memanfaatkan rumus sederhana =SelAtas, dengan terlebih dahulu menyeleksi sel kosong dengan bantuan fitur Goto Special.

  • Seleksi range sel yang akan diisi sel kosongnya, kemudian tekan shortcut F5  atau CTR + G untuk memunculkan jendela Go To.
  • Klik tombol Special...
  • Pilih opsi Blanks
  • Klik tombol Ok
  • Ketik =
  • Tekan tanda panah atas ↑
  • Tekan CTR + Enter

Berikut screenshot langkah-langkah mengisi sel kosong menggunakan Goto Special.

Goto Special Blanks Untuk Isi Sel Kosong
Rumus Isi Sel Kosong Goto Special



  • Langkah terakhir: Jika diperlukan, lakukan konversi rumus menjadi value dengan cara copy paste value seperti cara pertama tadi.


Cara3: Mengisi Sel Kosong Menggunakan Makro / VBA


Jika kita sering berulang kali harus melakukan isi sel kosong, maka alangkah baiknya - dan sangat disarankan - untuk menggunakan makro / VBA sehingga dapat lebih cepat setiap kali kita perlu melakukan langkah tersebut.

  • Masuk ke VBA editor dengan menggunakan shortcut ALT + F11, atau melalui Ribbon Tab Developer dan klik Visual Basic.

Memunculkan Jendela VBA Isi Sel Kosong

  • Di dalam jendela VBA Editor, klik menu Insert, kemudian klik Module. Langkah ini untuk membuat module standar baru sebagai tempat untuk menempatkan code VBA.

Insert Module Untuk Kode IsiSelKosong

  • Ketik atau copy code berikut di dalam module, ini merupakan contoh code VBA sederhana untuk mengisi sel kosong dengan data dari sel dari sebelah atasnya.
Sub isiSelKosong()
Dim sel As Range
For Each sel In Selection
    If sel = "" Then sel = sel.Offset(-1, 0)
Next
End Sub

Setelah code tersebut di-copy ke dalam module standar, maka perintah isiSelKosong sudah siap membantu anda setiap kali anda harus mengisi sel kosong pada data excel.

Untuk menjalankan macro tersebut sangatlah mudah:

  • Seleksi range sel yang akan diisi sel kosong, 
  • Masuk ke tab Developer
  • Klik Macro
  • Pilih macro isiSelKosong dan klik Run.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan langkah-langkah sesuai arah anak panah dalam screenshot berikut:

Macro Untuk Isi Sel Kosong
Isi Sel Kosong Dengan VBA Excel


Demikian penjelasan 3 cara cepat untuk mengisi sel kosong dengan mengambil data dari sel tidak kosong di atasnya. Mudah mudahan bermanfaat.

Terimakasih.

Baca juga tips excel lainnya: